Rabu, 29 Oktober 2014

Google doodle hari ini peringati ulang tahun ke 100 Jonas salk (postingan telat, harusnya tanggal 28)

   Karena masalah jaringan, postingan ini jadi telat sehari, tapi ga apa apa lah, yang jelas posting :-D

   Seperti biasa, pagi ini ane buka internet dulu untuk ngeliat update berita ataupun sekedar melihat notifikasi di sosmed. Pas mau browsing di google, ane liat google doodle hari ini kok lain ya, ane pikir google juga memperingati hari sumpah pemuda, rupanya bukan, setelah ane klik rupanya hari ini ulang tahun ke 100-nya Jonas Salk.

   Seperti biasa, pikiran ane yang masih memiliki rasa ingin tahu yang besar pun bertindak dan bertanya-tanya, siapa itu Jonas Salk?

   Browsing lagi, lalu ane dapat rupanya Jonas Salk adalah penemu vaksin polio pertama yang aman dan efektif. Dia adalah seorang dokter peneliti medis dan virolog berkebangsaan amerika.

   Jonas Salk lahir di New York pada 28 oktober 1914. Orang tuanya adalah imigran asal yahudi rusia

   Saat kuliah di universitas New York, dia memilih untuk berpisah dari teman sebayanya karena dia tidak mau menjadi seorang dokter praktek, tapi dia bertujuan menjadi seorang dokter peneliti medis.

   Pada tahun 1952, dilaporkan bahwa polio menjadi penyakit yang cukup membunuh dibandingkan dengan penyakit menular lainnya, dengan lebih dari 300.000 kasus dan 58.000 kematian, sebagian besar anak-anak.

   Hingga tahun 1955, ketika vaksin salk diperkenalkan, polio di anggap sebagai ancaman kesehatan yang paling menakutkan setelah perang dunia, setiap tahun wabahnya semakin memburuk, dan korbannya adalah anak-anak.

   Penelitian yang dilakukan Jonas Salk melibatkan 20.000 dokter praktis dan petugas kesehatan masyarakat, 64.000 pegawai sekolah dan 220.000 sukarelawan.

   Karena kecintaannya pada masyarakat, Jonas Salk tidak mematenkan vaksin polio yang ditemukannya, menurutnya proses memperoleh hak paten hanya akan memperlama proses produksi vaksin tersebut sementara penyakit polio semakin meluas.

   Ketika ditanya tentang hak paten vaksin ini dia hanya menjawab "tidak ada paten, dapatkah kalian mematenkan matahari?".

   Pada 1963, dia mendirikan Institut Salk untuk Pengkajian Biologi di La Jolla, yang kini menjadi pusat penelitian medis dan sains. Dia senantiasa melakukan penelitian dan menerbitkan buku, termasuk di antaranya Man Unfolding (1972), The Survival of the Wisest (1973), World Population and Human Values: A New Reality (1981), dan Anatomy of Reality (1983).

   Tahun-tahun terakhir Dr. Salk dihabiskan untuk upaya pencarian vaksin yang mampu menangkal HIV. Jonas Salk meninggal tanggal 23 Juni 1995 pada umur 80 tahun.

*sumber : sidomi news